Peringatan Muharram 1441 H

(Humas MTsN 11 Jakarta) : Dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan Muharram 1441 H, MTsN 11 Jakarta mengadakan Rihlah Muharram bersama yatim piatu. Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 – 15 September 2019 ini dilaksankan di kawasan Cibodas Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti 38 siswa-siswi yatim piatu MTsN 11 Jakarta, didampingi para guru dan karyawan. Agenda Rihlah Muharram ini meliputi : tadabbur alam dan doa bersama untuk para orang tua yang sudah tiada. Wakabid Kesiswaan, Hj. Haryati, S. Ag., dalam sambutannya menyampaikan : “Melalui kegiatan ini kami berharap agar kelak ketika kalian sudah dewasa dan memiliki kemampuan, hendaknya ingat dan peduli terhadap orang-orang yang patut dikasihani terutama yatim piatu”. Selain Rihlah Muharram, beberapa hari sebelumnya tepatnya Selasa, 10 September 2019 / 10 Muharram 1441 H, MTsN 11 Jakarta juga mengadakan kegiatan santunan yatim piatu dan duafa’ di masjid Syihab al-Tholibin MTsN 11 Jakarta. Kegiatan ini diawali dengan shalat duhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan acara santunan. Dalam sambutannya, Kepala MTsN 11 Jakarta, H. Muh. Sofyan, M. Pd. berpesan bahwa “sekalipun tidak memiliki bapak atau ibu (yatim piatu) kalian tidak perlu berkecil hati karena sesungguhnya yang disebut yatim adalah mereka yang tidak berilmu”. Kepala madrasah juga berharap kepada para yatim piatu agar mendoakan para guru senantiasa sehat sehingga dapat menjalankan tugas mendidik dan membimbing anak-anak dengan baik, juga mendoakan kakak kelas khususnya kelas akhir semoga diberikan kesuksesan terutama dalam menghadapi ujian madrasah. Kegiatan santunan ini merupakan kegiatan rutin tahunan setiap tanggal 10 Muharram di bawah koordinasi wakil kepala bidang kesiswaan. Untuk tahun ini sebanyak 38 yatim piatu dan 10 duafa yang mendapatkan santunan. Semua yatim piatu adalah siswa siswi kelas 7, 8, dan 9 MTsN 11 Jakarta, sementara dari duafa’ adalah warga di lingkungan sekitar madrasah. Santunan yang diberikan berupa sembako dan uang saku, semuanya berasal dari partisipasi warga madrasah baik pimpinan, guru, karyawan, dan siswa. Sehingga menjadi kegiatan dari kita, oleh kita, dan untuk kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *